Berawal dari mimpi untuk meraih juara dunia Imagine Cup 2009, 4 orang Anak muda, David , Damas, Simon dan Dody, memulai proyek untuk memecahkan world’s toughest problems ( WHO Millennium Development Goals (MDGs) dengan mengembangkan MOSES (Malaria Observation System for Endemic Surveilance).

MOSES is a solution that combines the advantages of hardware, software, and human resources in order to provide health care services especially for fighting back malaria in isolated rural areas, which is the main target of the number one tropical disease in this world.

We were inspired by the condition of our poor health care services, especially for people who live in rural area. Since we live in a big city, we can go to see medical workers when we get ill. The same condition can’t be expected in those rural areas, since the distribution of medically skilled workers and medical checkup devices is not good. Malaria is actually a simple disease if given the right diagnosis and treatment plan within 48 hours. However, due to lack of access to medical workers, it can’t be just a simple problem. That’s why we tried to solve the United Nation Millennium Development Goal #6.) to combat malaria, HIV/AIDS, and other diseases.

Bertemu Steve Ballmer di Jakarta

Alhamdullillah di babak Final Imagine Cup Indonesia 2009, kami menjadi Juara. Steve Ballmer (CEO Microsoft saat itu) langsung turun tangan menyerahkan penghargaan.

Suatu kesan tersendiri bertemu langsung Steve Balmer (CEO Microsoft) saat penganugerahan Pemenang Imagine Cup Indonesia 2009

Berita lengkapnya ada di Portal berita Institut Teknologi Bandung

Bertemu Wakil Presiden RI dan Menteri Kesehatan

Pasca kemengan di kompetisi lokal kami pun mendapat kesempatan untuk silaturahmi dengan decision maker di negeri ini.

Wordwide Imagine Cup 2009, Egypt

Tibalah kami di Mesir. Alhamdulillah tidak pulang dengan tangan hampa.

Masuk TV

Pulang dari Mesir, tak disangka-sangka kami diundang ke TV One. dan Alhamdulillah dapat amplop juga ternyata, hihihi.

Jalan-Jalan ke India

Pulang dari Mesir, tak disangka-sangka lagi, alhamdulillah, ITB memberikan hadiah untuk jalan-jalan kemana saja yang kami mau. Entah mengapa kami memilih untuk pergi ke India (kenapa ndak ke Amerika aja sekalian hahaha.

Akhirnya kami ditakdirkan sampailah di Bangalore, India. Disambut oleh Bill Thies, researcher top markotop alumni MIT.

Lanjut lagi study visit ke Microsoft Research Center, Bangalore.

Study visit ke Nokia Research Center

Asia Pacific ICT Award 2010, Melbourne, Australia

Perjalanan belum selesai, kami dikirim lagi untuk ke Melbourne.

Sungguh perjalanan menggarap proyek MOSES ini, pengalaman yang tak terlupakan. Terus terang karena menggarap proyek ini sangat menyita perhatian dan waktu, kami terpaksa sering bolos kuliah. Tapi dengan hasil dan pengalaman yang didapat, rasanya terbayar sudah semuanya…